Doa Sang Jenderal
Senin, 10-Maret-2008; 08:36:24WIB
Oleh : Andrie Wongso
Pada masa perang dunia kedua, tepatnya bulan Mei Tahun 1952, seorang jenderal kenamaan, Douglas Mac Arthur, menullis sebuah puisi untuk putra tercintanya yang saat itu baru berusia 14 tahun. Puisi tersebut mencerminkan harapan seorang ayah kepada anaknya. Ia memberi sang anak puisi indah yang berjudul “Doa untuk Putraku” Inilah isi puisi tersebut:
Doa untuk Putraku
Tuhanku…
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.
Tuhanku…
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya…
Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.
Tuhanku…
Berilah ia kerendahan hati…
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”
Pembaca yang budiman,
Puisi yang ditulis oleh Jenderal Douglas MacArthur tersebut merupakan sebuah puisi yang luar biasa. Puisi itu adalah sebuah cermin seorang ayah yang mengharapkan anaknya kelak mampu menjadi manusia yang ber-Tuhan sekaligus mampu menjadi manusia yang tegar, tidak cengeng, tidak manja, dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.
Seperti contoh sepenggal puisi di atas yg berbunyi: “Janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.” Puisi ini menunjukkan bahwa sang jenderal sadar tidak ada jalan yang rata untuk kehidupan sukses yang berkualitas.
Seperti kata mutiara yang tidak bosan saya ucapkan: “Kalau Anda lunak pada diri sendiri, kehidupan akan keras terhadap Anda. Namun, kalau Anda keras pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak terhadap Anda.”
Untuk itu, jangan kompromi atau lunak pada sikap kita yang destruktif, merusak, dan cenderung melemahkan. Maka, senantiasalah belajar bersikap tegas dan keras dalam membangun karakter yang konstruktif, membangun, demi menciptakan kehidupan sukses yang gemilang, hidup penuh kebahagiaan!!
Selamat berjuang!!!
Salam sukses luar biasa!!!
Andrie Wongso
http://www.andriewongso.com/awartikel-1127-Artikel_Tetap-Doa_Sang_Jenderal
Kisah Taman Firdaus
Dahulu Tuhan melarang Adam dan Hawa untuk memakan salah-satu buah dari
dua pohon yang dikeramatkan, yang satu adalah pohon kehidupan
dan yang satu lagi adalah pohon pengetahuan.
Hawa membujuk Adam untuk memakan buah dari pohon pengetahuan
semenjak itu Tuhan mengusir mereka dari Taman Firdaus,
dan menyembunyikan pohon kehidupan dari mereka dan keturunannya.
Tuhan akan menunjukkan kepada keturunannya kelak letak dari pohon kehidupan,
dimana siapapun yang menemukan pohon tersebut dan memakan buah atau
meminum getah dari pohon kehidupan tersebut, mereka akan
memiliki kehidupan yang abadi.
Telah beribu-ribu tahun dan beribu-ribu mil manusia menjelajah keseluruh pelosok dunia
guna menemukan letak Taman Eden yang telah disembunyikan oleh Tuhannya.
Mereka mencari keabadian, kekekalan hidup…
Banyak dari mereka yang gagal, bahkan hilang seperti ditelan oleh bumi..
Mereka tidak menemukan apapun di dunia ini tentang kekekalan..
Mereka salah dalam bertindak dan mencari kekekalan…
Mereka selalu gagal dan akhirnya putus-asa…
Akhirnya Tuhan iba terhadap nasib manusia-manusia ini, dan memutuskan untuk
mengirim berita melalui utusan2nya..
Mereka dicaci, dihinakan, dikejar, dan disakiti, bahkan mereka terancam akan nyawanya
sendiri ketika akan menunjukkan letak dari pohon kehidupan yang selama ini mereka cari..
Tuhan telah berjanji kepada keturunan manusia tersebut dan akan membiarkan
manusia-manusia untuk menemukan pohon kehidupan itu jika mereka mencari dengan cara-NYA
seperti DIA menciptakan mereka.
Tuhan menciptakan mereka dengan penuh cinta-kasihNYA,
Tuhan menciptakan mereka dengan setulus hatiNYA,
Tuhan menciptakan mereka dengan keiklasan,
Dan Tuhan menciptakan mereka dengan ilmu dan pengetahuan.
Apakah sudah tak nampak mereka bahwa AKU telah menanamkan pohon kehidupan itu
di dalam hati nurani mereka ?
Kebodohan apa yang mereka perbuat hingga menutup mata-hati dan pikiran mereka ?
Bukankah kamu manusia telah memakan buah dari Pohon Pengetahuan KU ?
Kuberikan kekuasaan padamu wahai manusia bahkan menyamai kekuasaan yang aku miliki ?
Semuanya kuberikan kepadamu karena AKU mencintai mu dengan setulus hati-KU dan agar kamu
manusia selalu mengingat AKU dan darimana kamu berasal !
Mereka yang menemukan pohon kehidupan-KU dan memakan buah serta meminum getahnya akan
berada disampingKU selalu.. Dan akan menjadi roh yang kekal !
———-
andibach (C) 2007,
In memory of my father. The last time I saw him has closed his eyes forever.
KASIH IBUNDA
Action & Wisdom Motivation Training
Suatu pagi di sebuah perkampungan miskin. Tampak seorang ibu dengan penuh semangat sedang membikin adonan untuk membuat tempe, pekerjaan membuat dan menjual tempe telah digeluti selama bertahun-tahun sepeninggal suaminya.
Saat membuat adonan, sesekali pikirannya menerawang pada sepucuk surat yang baru diterima dari putranya yang sedang menuntut ilmu di rantau orang. Dalam surat itu tertulis, “Bunda tercinta, dengan berat hati, ananda mohon maaf harus mohon dikirim uang kuliah agar dapat mengikuti ujian akhir. Ananda mengerti bahwa bunda telah berkorban begitu banyak untuk saya. Ananda berharap secepatnya menyelesaikan tugas belajar agar bisa menggantikan bunda memikul tanggung jawab keluarga dan membahagiakan bunda. Teriring salam sayang dari anakmu yang jauh.”
Dua hari lagi adalah hari pasaran, biasanya tempe hasil buatan si ibu dibawa ke pasar untuk dijual. Kali ini, tempe yang dibuat dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya, dengan harapan mendapatkan lebih banyak uang sehingga bisa mengirimkan ke anaknya.
Sehari menjelang hari pasar, hati dan pikiran si ibu panik karena tempe buatannya tidak jadi, entah karena konsentrasi yang tidak penuh atau porsi tempe yang dibuat melebihi biasanya. Kemudian si ibu pun sibuk berdoa dgn khusuk di sela-sela waktu yang tersisa menjelang keberangkatannya ke pasar, memohon kepada Tuhan diberi kemujizatan agar tempenya siap dijual dalam keadaan jadi. Tetapi sampai tibanya dia di pasar, tempenya tetap belum jadi.
Sepanjang hari itu dagangannya tidak laku terjual. Si ibu tertunduk sedih, matanya berkaca-kaca membayangkan nasib anaknya yang bakal tidak bisa mengikuti ujian. Saat hari pasar hampir usai para pedagang lain pun mulai meninggalkan pasar, tiba-tiba datang seorang ibu berjalan dengan tergesa-gesa, “Bu, saya nyari tempe yang belum jadi, dari tadi nggak ada, ibu tahu saya harus cari ke mana?”
“Untuk apa tempe belum jadi kok dicari?” tanya si penjual heran.
“Saya mau membeli untuk dikirim ke anak saya di luar kota, dia sedang ngidam tempe khas kota ini,” kata ibu calon pembeli.
Ibu penjual tempe ternganga mendengar kata-kata yang baru didengarnya, seakan tak percaya pada nasib baiknya, seolah tangan Tuhan memberi kemurahan kepadanya. Akhirnya tempe dagangannya diborong habis tanpa sisa. Dia begitu senang, bersyukur dan menambah keyakinan bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan diri umatnya selama manusia itu sendiri tidak putus asa dan tetap berjuang.
Kekuatan berusaha dan berdoa.
Pepatah kuno menyatakan, ora et labo`ra, berusaha dan berdoa. Memang, doa dan usaha harus seiring dan sejalan dalam perjalanan hidup setiap manusia. Doa dibutuhkan untuk mengingatkan kita agar senantiasa menapak langkah di jalan benar yang diridhoi oleh yang Maha Kuasa dan tetap mampu bersikap sabar, gigih, dan ulet saat menghadapi segala macam halangan, rintangan dan cobaan, sekaligus mampu memelihara antusiasme dalam memperjuangkan apa yang telah kita tetapkan demi mewujudkan kesuksesan.
Di kesempatan yang berbahagia ini pula, saya mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2007. Mari dengan segenap kekayaan mental yang optimis dan aktif, kita singsingkan lengan baju siap bekerja keras untuk mengisi tahun baru ini dengan harapan baru! Semangat baru! Agar tercapai sukses yang lebih gemilang! Sukses lebih luar biasa!!!
Salam Sukses Luar Biasa!!!
Andrie Wongso
www.andriewongso.com
SUKSES DAN PERUBAHAN
Cheng gong duan xin
KESUKSESAN HARI INI TIDAK BERARTI BESOK KITA AKAN MERAIH SUKSES LAGI, TANPA KESIAPAN DAN BERJUANG LEBIH KERAS, MAKA KESUKSESAN SULIT KITA PERTAHANKAN!!
Kehidupan terus menerus berubah. Yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Apa pun yang kita tekuni, baik itu di dunia bisnis, politik, jasa, atlit ataupun profesional dan bidang-bidang lainnya. Semua kondisi itu selalu dalam keadaan berubah terus menerus, demikian pula dengan kondisi sukses atau gagal yang kita alami hari ini, semuanya tidak tetap selalu berubah dari saat ke saat.
Kita ambil contoh: Jika hari ini kita mengalami kegagalan, bukan berarti besok tetap gagal. Asal tahu di mana letak kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki, maka usaha kita selanjutnya memungkinkan untuk merubah kegagalan menjadi kesuksesan. Namun, kalau kita tidak berusaha untuk bangkit dari kegagalan, maka kondisi gagal akan semakin membawa kita pada keterpurukan, frustasi dan depresi. Yang pada akhirnya, hanya mampu menghibur diri sendiri dengan apatis dan berkata; “Ya…. kegagalanku ini memang sudah nasibku.”
Pembaca yang luar biasa, Lalu bagaimana dengan kondisi sukses yang kita miliki saat ini? Apakah kondisi sukses ini juga berubah? Jawaban saya jelas: Pasti berubah!
jin tian de cheng gong deng yu ming tian hai zai cheng gong
Kesuksesan yang telah kita raih hari ini, tidak berarti besok kita akan tetap sukses!
Karena dalam kenyataannya, para pesaing kita, baik yang telah kita kenal, kita ketahui atau yang baru muncul dan tidak kita ketahui, mereka semua melakukan aktivitasnya dengan segenap kemampuan dan berbagai cara untuk mengembangkan usaha mereka secara maksimal. Kalau kesuksesan yang yang telah kita raih membuat kita manja, lengah dan angkuh, maka bisa dipastikan secara berangsur angsur kita akan mengalami kemunduran. Kenapa bisa mundur? Ya karena kondisi itu terus berubah, mempertahankan kesuksesan jauh lebih sulit dari pada menciptakannya, begitu kita manja, semangat menjadi kendor.
Supaya kesuksesan yang telah kita raih tetap berada di genggaman kita, kita harus melakukan persiapan yang dibutuhkan dan sikap mental yang mau tetap belajar dalam memoles diri. Kita juga harus siap berjuang dengan lebih keras lagi. Hanya dengan cara seperti itu minimal kita tetap eksis dengan kesuksesan yang telah kita dapatkan dan maksimal kita akan meraih sukses yang lebih luar biasa!
Tentu tidak menjadi berlebihan untuk selalu mengingatkan pada diri sendiri, bahwa: KESUKSESAN HARI INI TIDAK BERARTI BESOK KITA AKAN MERAIH SUKSES LAGI, TANPA KESIAPAN DAN BERJUANG LEBIH KERAS, MAKA KESUKSESAN SULIT KITA PERTAHANKAN!!
Selamat berjuang! Sukses untuk kita semua!!! Salam sukses luar biasa!!! Andrie Wongso www.andriewongso.com
Empat Tahap Pengembangan Diri
Action & Wisdom Motivation Training
Dalam pandangan saya, tahap-tahap personal development dapat dilihat dari empat tahap berikut: pertama, mengenali diri sendiri. Kedua, memposisikan diri. Ketiga, mendobrak diri. Dan keempat, aktualisasi diri. Pada kesempatan ini, saya akab bahas tahap pertama terlebih dahulu.
Dibanding ciptaan Tuhan yang lainnya, manusia adalah ciptaan yang paling sempurna. Kesempurnaan di sini dilihat dari kelengkapan sisi-sisi manusia itu sendiri, yaitu adanya kebaikan, ada pula keburukan. Ada sisi yang kuat, ada pula sisi yang lemah. Manusia sebagai makhluk penuh potensi diri, harus selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya. Manusia harus mengenali kedua sisi tersebut sebaik-baiknya. Sebab, mengenal diri sendiri adalah dasar dari action atau tindakan-tindakan, demi meraih sebuah cita-cita yang besar.
Contoh: setelah menganalisis diri dengan saksama, kemudian kita mampu menemukan kekuatan personal kita seperti kreativitas, semangat berinovasi, ketajaman analisis, kemampuan menemukan peluang, penerimaan terhadap hal-hal baru, semangat belajar yang tinggi, serta cita-cita atau tujuan-tujuan pribadi yang mulia. Tetapi di sisi lain, mungkin saja kita merasa memiliki kelemahan, seperti kurang disiplin, tidak fokus, kurang konsisten, tidak berani mencoba, atau tidak berani ambil risiko.
Pada kasus ini, kita lihat betapa kekuatan berupa potensi-potensi diri yang istimewa menjadi sulit berkembang, karena kelemahan-kelemahan yang tidak bisa dikendalikan atau dikelola dengan baik.
Titik krusialnya di sini adalah, memaksimalkan potensi atau kekuatan dan sekaligus meminimalkan pengaruh kelemahan kita. Caranya:
Pertama, berkomitmen untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan tersebut.
Kedua, melakukan action atau usaha yang sungguh-sungguh untuk menghentikan pengaruhnya setiap kali kelemahan diri tersebut muncul.
Ketiga, menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baru yang mendorong mencuatnya potensi kita, dan pada saat bersamaan mengubur sedalam-dalamnya setiap kelemahan kita.
Keempat, terus-menerus menumbuhkan dan mengembangkan motivasi diri, supaya semangat selalu berkobar dan kita senantiasa memiliki mentalitas yang sehat.
Dan keempat hal tersebut harus kita mulai sekarang juga! Ingat, hanya orang yang memiliki motivasi dan berani bertindak saja yang akan sukses. Action is power! Tindakan adalah kekuatan!
Demikian dari saya Andrie Wongso
Action & Wisdom Motivation Training
Success is My Right
Salam sukses luar biasa!!!
www.andriewongso.com
Aktualisasi Potensi Diri
Action & Wisdom Motivation Training
Pada kesempatan sebelumnya kita telah bahas tahapan mengenali diri, memposisikan diri, dan mendobrak diri. Kini kita bahas tahap terakhir penerapan strategi Sun Tzu untuk personal development, yaitu aktualisasi diri.
Tahap aktualisasi diri merupakan proses realisasi potensi diri setelah kita mampu melakukan tindakan-tindakan cepat, berani ambil risiko, dan mampu mengambil pelajaran atas keberhasilan dan kegagalan kita. Dalam proses perwujudan inilah kita dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional, efektif, dan efisien. Sebab, ini sangat berkaitan dengan peluang atau kesempatan yang kita peroleh.
Ingat, peluang dan kesempatan tidak datang setiap kali kita inginkan dan sesering yang kita harapkan. Kesempatan memiliki segi kemanfaatan yang tinggi di hadapan orang yang mampu memposisikan diri dengan tepat, bertindak cepat, mau belajar, serta siap mengambil risiko. Kesempatan tidak memiliki nilai apapun di hadapan orang yang tidak siap menerimanya.
Tahap aktualisasi diri menuntut kemampuan kita untuk menjalin koneksi atau relasi yang bernilai lebih. Ada kalanya potensi, kemampuan, ketrampilan, dan nilai lebih kita, macet gara-gara tidak menemukan saluran aktualisasi yang sepantasnya. Relasi dan koneksi kadang bisa berfungsi seperti jalan dan jembatan menuju ke sasaran yang kita inginkan. Di sinilah arti penting koneksi atau relasi dengan orang lain, terutama sekali relasi-relasi yang berkualitas. Relasi atau koneksi yang berkualitas merupakan daya ungkit yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak keberhasilan kita.
Berikutnya, pengembangan diri tidak bisa terlepas dari kekuatan ketahanan mental. Pada artikel terdahulu kita sudah membahas betapa kesuksesan yang tidak disertai dengan ketahanan mental menjadi kesuksesan yang rapuh fondasinya. Keberhasilan yang mengabaikan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan adalah keberhasilan yang kering, tidak bermakna, tidak memuaskan sepenuhnya, dan akhirnya menjadi sesuatu yang destruktif. Sebab itulah, ketahanan mental harus kita tempa dan kita tanamkan semenjak kita memulai setiap perjuangan. Caranya adalah dengan memelihara spirit sebagai manusia pembelajar yang sejati.
Cara lain yang penting untuk menempa ketahanan mental kita adalah dengan selalu berdoa, selalu mengucap syukur, dan bermeditasi. Kesuksesan harus dicapai, diwujudkan, dan diterima dengan doa, rasa syukur, dan pendalaman batin melalui meditasi. Ini merupakan penyeimbang antara tarikan-tarikan energi fisik-material dengan energi mental-spiritual. Ketiganya menjadi sebuah mekanisme pembaharuan diri terus-menerus menuju kepada kedalaman atau kesejatian diri kita.
Demikian pemirsa Andrie Wongso
Action & Wisdom Motivation Training
Success is My Right
Sukses adalah Hak Saya
Salam Sukses Luar Biasa!!!
www.andriewongso.com
Tidak Ada Perang Suci
Action & Wisdom Motivation Training
Artikel ini saya tulis berdasar komentar-komentar yang saya ungkapkan saat penayangan serial film Sun Tzu di Metro TV beberapa waktu lalu. Dari 22 episode film (ditayangkan selama 22 minggu) yang berkisah tentang kehidupan dan strategi perang Sun Tzu, ada sejumlah hal penting yang bisa digarisbawahi untuk direfleksikan dengan situasi dunia saat ini. Perang yang sedang berkecamuk di Timur Tengah, baik perang saudara di Irak maupun perang antara Israel dengan Palestina dan Lebanon saat ini.
Dari tayangan serial film Sun Tzu yang saya kupas itu, sekali lagi ditegaskan bahwa perang tidak bisa dicegah dengan perang. Sebaliknya, perang hanya mendatangkan keserakahan, kekejaman, pengorbanan, penderitaan, dan kengerian yang tiada taranya. Yang menang perang cenderung lupa daratan dan akan bernafsu untuk terus memenangkan perang-perang berikutnya. Sebab, keberhasilan yang diraih berdasarkan keserakahan akan mendatangkan keserakahan-keserakahan baru. Dan di mana ada keserakahan, di situ pasti ada penderitaan.
Sementara yang kalah perang akan merasakan kebencian yang sangat dalam terhadap musuh yang mengalahkannya. Yang kalah terus dihantui nafsu untuk membalas dendam kesumatnya. Akhirnya, peperangan menjadi lingkaran setan yang penuh dengan kekejaman yang luar biasa. Penuh dengan pengorbanan dan selalu rakyatlah yang menjadi korban perang. Rakyatlah yang selalu menjadi korban dari ambisi penguasanya. Ini merupakan fakta sejarah yang tidak terbantahkan.
Setelah 22 episode selama 22 minggu itu, saya mengambil hikmah kehidupan Sun Tzu, ada tiga kesimpulan atau pesan yang ingin saya garis bawahi di sini. Pertama, seperti halnya pengetahuan umumnya, strategi perang Sun Tzu ini seperti pedang bermata dua. Strategi ini bisa mendatangkan keberhasilan dan kejayaan di satu sisi, sementara di sisi lainnya bisa mendatangkan bencana dan penderitaan.
Titik krusial strategi perang Sun Tzu ada pada siapa yang memegang strategi tersebut dan bagaimana kualitas mentalnya. Seperti yang kita bahas pada episode lalu, tidak ada perang suci di dunia ini. Perang suci adanya di dalam hati manusia. Maka, kualitas mental yang paling unggul hanya ada pada orang yang berhasil memenangkan perang di dalam hatinya, dan mencegah perang di dunia nyata. Ini pula yang sesungguhnya menjadi saripati dari filosofi Sun Tzu untuk memenangkan perang tanpa melakukan perang.
Kedua, setinggi apa pun cita-cita pribadi kita maupun cita-cita kolekitif sebagai sebuah bangsa, kita harus menempuh perjalanan tersebut dengan memperhatikan moralitas dan etika. Kita harus terus waspada, tahu kapan harus berusaha lebih keras, kapan harus berusaha lebih ulet, dan kapan harus menyesuaikan cara-cara yang kita tempuh. Kita pun harus waspada dan tahu kapan harus berhenti, kapan harus bersyukur, dan kapan harus mengambil langkah-langkah pendalaman menuju kepada kesuksesan yang sejati.
Ketiga, kesuksesan sejati adalah keberhasilan yang bisa membawa manfaat bagi sebanyak mungkin orang. Kesuksesan yang memebebaskan banyak orang dari penderitaan. Kesuksesan yang sejalan dengan prinsip-prinsip cinta kasih terhadap sesama. Dan kesuksesan sejati seperti ini merupakan tugas kita untuk mewujudkannya. Kita semua, tanpa kecuali.
Jadi, mari merengkuh keberhasilan yang sejati. Mari menjadi gambaran indah dari rahmat Tuhan Yang Maha Esa di muka bumi ini. Jangan ada lagi perang dengan alasan apa pun. Dunia akan lebih indah dihuni bila tidak ada nafsu perang di antara kita. Peace!
Demikian dari saya Andrie Wongso
Action & Wisdom Motivation Training
Success is My Right
Salam Sukses Luar Biasa!!!
www.andriewongso.com
Menggapai Sukses Sejati
Action & Wisdom Motivation Training
Mungkin Anda dan saya sering menyaksikan betapa kesuksesan, puncak keberhasilan, atau tercapainya cita-cita, terkadang justru memunculkan semacam krisis eksistensi. Keberhasilan-keberhasilan memang bisa membawa seseorang ke posisi puncak dan bergelimang popularitas. Namun, tak jarang justru pada saat berada di puncak kesuksesan karir itulah seseorang mulai mempertanyakan apa sesungguhnya tujuan hidupnya yang sejati.
Memang, kesuksesan harus ditapaki dengan perjuangan, pengorbanan, konsistensi, dan kerja keras. Semua orang ingin berhasil dan tidak ada sukses yang gratis. Banyak orang salah menafsirkan dan menganggap bahwa kesuksesan tidak memiliki ekses negatif sama sekali. Ini salah! Sukses pasti memiliki ekses negatif jika diraih dengan cara-cara yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar kemanusian. Misalnya, sukses diraih dengan mengorbankan orang lain atau mengingkari keyakinan kita yang paling dalam. Tetapi ingat, sukses yang diraih dengan cara-cara yang benar sekalipun bisa mendatangkan akibat-akibat negatif.
Popularitas para pesohor misalnya, selain mendatangkan kekayaan, nama besar, pemujaan, bahkan fanatisme, ternyata juga bisa mendatangkan gangguan-gangguan psikologis. Misalnya: kesepian, keterasingan, stres, depresi, neurotik, megalomania, dan ujung-ujungnya lari ke perilaku abnormal atau narkotika. Kita pasti ingat apa penyebab kematian para pesohor seperti Elvis Presley, Marlyn Monroe, John Lenon, dan Bruce Lee. Sukses spektakuler mereka ternyata diikuti pula dengan tekanan-tekanan mental yang ternyata tidak berhasil mereka kuasai. Akhirnya, sukses itu menjadi bumerang dan menghancurkan hidup mereka sendiri.
Sukses itu tidak identik dengan tercapainya semua keinginan material, berlimpahnya harta kekayaan, popularitas atau nama besar. Apa artinya sukses jika itu diraih dengan mengorbankan harga diri, mengorbankan nilai dan keyakinan yang paling dalam, mengorbankan keluarga, saudara, sahabat, atau teman-teman sendiri.
Sukses sejati adalah sukses yang membuat kita merasa bersyukur telah menjadi manusia yang seutuhnya. Sukses yang membuat kita tergerak untuk menularkan dan membantu orang lain mencapai kesuksesannya. Sukses yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi banyak orang. Jika saat ini kita sedang berjuang menggapai sukses, jangan pernah lupa meletakkan tujuan kemanfaatan bagi sesama itu, ke dalam fondasi rancang bangun perjuangan kita. Maka, sukses sejati pasti kita raih!
Demikian dari saya Andrie Wongso
Action & wisdom Motivation Trining
Success is My Right
Salam Sukses Luar Biasa!!!
www.andriewongso.com
16 Oktober 2006 - 14:31
KEKUATAN DETERMINASI
Action & Wisdom Motivation Training
”Jue xin de dong li”
Di suatu sore hari, tampak seorang pemuda tengah berada di sebuah taman umum. Dari raut wajahnya tampak kesedihan, kekecewaan dan frustrasi yang menggantung di sana. Dia sebentar berjalan dengan langkah gontai dan kepala tertunduk lesu, sebentar terduduk dan menghela napas panjang, kegiatan itu diulang berkali-kali seakan dia tidak tahu apa yang hendak dilakukannya.
Saat itu, tiba-tiba pandangan matanya terpaku pada gerakan seekor laba-laba, yang sedang membuat sarangnya di antara ranting sebatang pohon tempat dia duduk sambil melamun. Dengan perasaan iseng dan kesal, diambilnya sebatang ranting dan segera sarang laba-laba itu pun menjadi korban kejengkelan dan keisengannya. Dirusak tanpa ampun.
Perhatiannya teralih sementara untuk mengamati ulah si laba-laba. Dalam hati dia ingin tahu, kira-kira apa yang akan dikerjakan laba-laba setelah sarangnya hancur oleh tangan isengnya. Apakah laba-laba akan lari terbirit-birit atau dia akan membuat kembali sarangnya di tempat lain?
Pertanyaan itu tidak membutuhkan jawaban untuk waktu yang lama. Karena si laba-laba kembali ke tempatnya semula, mulai mengulangi kegiatan yang sama, merayap-merajut-melompat. Setiap helai benang dipintalnya dari awal, semakin lama semakin lebar, dan hampir menyelesaikan seluruh pembuatan sarang barunya.
Setelah menyaksikan usaha si laba-laba yang sibuk bekerja lagi dengan semangat penuh memperbaiki dan membuat sarang baru, kembali ranting si pemuda beraksi dengan tujuan menghancurkan sarang tersebut untuk kedua kalinya. Dengan perasaan puas dan ingin tahu, diamati ulah si laba-laba. Apa gerangan yang akan dikerjakannya setelah pengrusakan sarang kedua kalinya?
Ternyata, untuk ketiga kalinya, laba-laba mengulangi kegiatannya. Ia kembali memulai dari awal dengan bersemangat, merayap-merajut-melompat dengan setiap helai benang yang dihasilkan dari tubuhnya, memintal membuat sarang sedikit demi sedikit.
Melihat dan mengamati ulah laba-laba, membangun sarang yang telah hancur untuk ke tigakalinya, saat itulah si pemuda mendadak sontak tersadarkan. Tidak peduli berapa kali sarang laba-laba dirusak dan dihancurkan, sebanyak itu pula laba-laba membangun sarangnya kembali. dengan giat bekerja tanpa mengenal lelah. Semangat binatang kecil sungguh luar biasa!!
Hal itu menimbulkan perasaan malu pada diri si pemuda. Karena sesungguhnya, si pemuda berada di taman itu, dengan hati dan perasaan gundah. Karena, dia baru saja mengalami satu kali kegagalan! Melihat semangat pantang menyerah laba-laba, dia pun berjanji dalam hati: Aku tidak pantas mengeluh dan putus asa karena telah mengalami satu kali kegagalan. Aku harus bangkit lagi! Berjuang dengan lebih giat dan siap memerangi setiap kegagalan yang menghadang. Seperti semangat laba-laba kecil yang membangun sarangnya kembali dari setiap kehancuran!
”Shi bai shi cheng gong de guo cheng”
~Kegagalan adalah bagian kecil dari proses kesuksesan.
Kegagalan bukan berarti kita harus menyerah apalagi putus asa. Kegagalan itu berarti kita harus introspeksi diri dan berikhtiar lebih keras dari hari kemarin. Selama kita masih memiliki tujuan yang menggairahkan untuk di capai, tidak pantas kita patah semangat di tengah jalan. Karena dalam kenyataannya, tidak ada sukses sejati yang tercipta tanpa melewati kegagalan. Jangan takut gagal!
Kegagalan adalah bagian kecil dari proses kesuksesan.
Salam sukses luar biasa!!!
Andrie Wongso
www.andriewongso.com
Lau Su Ai Ta Mi
Mandarin
Wo Ding Cien Ni Te Seng Ying
You Cong De Pie Te Kan Cie
Rang Wo Pu Tuan Siang
Pu Kan Cai Wang Ci Ni
Wo Ci Te You Yi Ke Ren
Yong Yuen Liu Cai Wo Sin Cong
Na Ba Ce Neng Kao Ce Yang
Te Siang Ni
Ru Kuo Cen Te You Yi Dien
Ai Jing Li Siang Hui Se Sien
Wo Hui Cia Pei Nu Li
Hao Hao Tui Ni
Yong Yuen Pu Kain Pien
Pu Kuan Lu You Tuo Me Yuen
Yi Ting Hui Rang Da Se Sien
Wo Hui Jing Jing Cai Ni El Pien
Tui Ni Suo Tui Ni Suo
Wo Ai Ni Ai Ce Ni
Ciu Siang Lao Su Ai Ta Mi
Pu Kuan You Tuo Sao Feng Yi
Wo Tou Hui Yi Ran Bei Ce Ni
Wo Siang Ni Siang Ce Ni
Pu Kuan You Tuo Me Te Gu
Ce Yao Neng Rang Ni Gai Sin
Wo Se Me Tou Yuen Yi
Ce Yang Ai Ni
English
I hear your voices, I will have a special feeling
Force me to think continuously, dare not to forget you
I do remember of a person, forever in my heart
No matter can only use this way to think of you
If There’s really one fine day, love and ambition will come true
I will double up and try my very best to be good to you and never change
no matter how long will it takes, will make sure it came true
I’ll quietly whisper near your ears and say to you.. say to you..
I love you, loving you just like the mice love a cheese
no matter how many obstacles are there, i will still always stay with you
i think of you, thinking of you no matter how bitter it will be like
as long as can make you happy, i will do whatever things
love you as it is
Indonesia
Ketika mendengar suaramu, aku merasakan sesuatu yang berbeda dalam hatiku
Memaksaku untuk berpikir terus-menerus, dan tidak berani melupakanmu
Aku akan selalu mengingatnya seseorang yang selalu dalam hatiku
Apapun yang terjadi hanya cara ini yang dapat untuk selalu mengingatmu
Jika hari itu telah datang, cinta dan ambisi akan menjadi kenyataan. Aku akan berusaha dan berusaha sebaik kemampuanku untuk menyayangimu dan tak mungkin berubah. Tak perduli berapa lama waktu akan berlalu, hal itu akan menjadi kenyataan. Aku akan membisikkan perlahan ke dekat telingamu, dan akan berkata.
Aku mencintaimu, mencintaimu seperti tikus yang menyukai keju. Apapun halangan yang ada disitu, aku akan selalu disampingmu. Aku memikirkanmu, berpikir selalu tentangmu bagaimanapun pahit rasanya. Selama itu dapat membuatmu bahagia, aku akan melakukan apapun untukmu. Mencintaimu apa adanya.